You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wagub Ingin Pelayanan Penyakit TB Lebih Dekat Dengan Masyarakat
photo Yopie Oscar - Beritajakarta.id

Fasilitas Kesehatan untuk Penanganan TB Harus Diperbanyak

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meminta Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk mendekatkan fasilitas kesehatan terhadap masyarakat, khususnya penanganan penyakit Tuberculosis (TB).

Saya ingin pelayanan kesehatan TB bisa dilakukan di Puskesmas baik di kelurahan, kecamatan serta Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK)

"Saya ingin pelayanan kesehatan TB bisa dilakukan di Puskesmas baik di kelurahan, kecamatan serta Rumah Sakit Umum Kecamatan (RSUK)," kata Djarot di Balai Kota, Selasa (20/9).

Ia menambahkan, petugas juga diminta untuk memberikan pemahaman mengenai penyakit TB. Sehingga masyarakat mengerti dampak akibat penyakit tersebut, jika tidak segera diobati, karena dapat menular kepada orang lain.

Djarot akan Membuat Jurnal Internasional Terindeks Scopus

"Pengobatan TB juga harus rutin dan terus menerus dilakukan dan paling sedikit selama enam bulan," ujarnya.

Menurutnya, pengobatan TB tidak hanya dilakukan oleh Dinas Kesehatan saja, tetap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya, seperti Dinas Perumahan dan Dinas Sosial.

"Penanganan penyakit ini juga harus fokus di kawasan padat penduduk serta rumah susun. Karena penyakit ini sangat cepat menyebar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29450 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2196 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1206 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1007 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye962 personFakhrizal Fakhri